Misteri Pembayaran Bounty Cross Guild: Siapa yang Membayar?

Dalam dunia One Piece, biasanya Angkatan Laut yang bertanggung jawab untuk memasang bounty bagi para kriminal, seperti bajak laut. Namun, Cross Guild datang dengan cara yang berbeda dan membalikkan situasi ini. Mereka memasang bounty untuk Angkatan Laut, dan para kriminal atau bahkan rakyat jelata bisa mendapatkan imbalan jika mereka berhasil membunuh anggota Angkatan Laut. Tentu saja, ini menimbulkan pertanyaan besar: siapa yang sebenarnya membayar bounty tersebut? Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai siapa yang mendanai sistem bounty Cross Guild ini.

Jawaban Oda tentang Pembayaran Bounty Cross Guild

Pertanyaan tentang siapa yang membayar bounty Cross Guild sempat ditanyakan di SBS volume 111. Dalam salah satu sesi tanya jawab, ada yang bertanya apakah Cross Guild akan bangkrut jika mereka harus membayar bounty kepada rakyat jelata yang berhasil membunuh Angkatan Laut. Jawaban dari Eiichiro Oda, pencipta One Piece, cukup mengejutkan. Oda menjelaskan bahwa keberadaan Cross Guild sendiri menjadi masalah besar bagi Angkatan Laut. Mereka kini harus menghadapi ketakutan serangan dari siapa saja, kapan saja, yang sangat menurunkan moral mereka. Hal ini membuat operasi Angkatan Laut jadi lebih lambat dan memperburuk situasi mereka.

Lebih jauh lagi, Cross Guild berfungsi sebagai kedok publik, dan ada sisi gelap dunia bawah yang memanfaatkan ini. Perusahaan gelap di dunia bawah kini lebih leluasa beroperasi karena ketidakmampuan Angkatan Laut mengontrol situasi. Uang yang diperoleh dari operasi ilegal ini digunakan untuk membayar bounty Cross Guild. Menariknya, ada juga masyarakat yang bertaruh pada siapa yang akan membunuh marinir berikutnya, yang menambah aliran uang ke dana bounty tersebut. Oleh karena itu, meskipun terlihat seperti pemborosan, Cross Guild sebenarnya mendapatkan keuntungan yang sangat besar melalui sistem ini.

Korban dari Sistem Bounty Cross Guild

Sistem bounty yang dipasang oleh Cross Guild telah membuahkan korban nyata. Salah satu korban terkenal adalah T Bone, seorang vice admiral yang dibunuh oleh rakyat jelata. Meski T Bone sebenarnya sudah dipromosikan menjadi vice admiral, sistem bounty Cross Guild menyebabkan dirinya menjadi target. Meskipun beberapa perwira tinggi seperti admiral mungkin masih aman dari ancaman ini, fakta bahwa anggota Angkatan Laut seperti vice admiral pun bisa dibunuh oleh rakyat jelata menunjukkan betapa bahayanya sistem bounty ini. Ancaman pembunuhan yang datang dari massa ini bukanlah hal yang bisa dianggap sepele oleh Angkatan Laut.

Sistem Bounty Cross Guild dan Pembagiannya

Sistem bounty Cross Guild memiliki struktur yang sangat terorganisir. Untuk bintara ke bawah, bounty dimulai dari 100.000 berry, sementara untuk komandan dan letnan muda, bounty dimulai dari 1.000.000 berry. Bounty ini kemudian dibagi lagi dengan sistem bintang dan mahkota. Satu bintang bernilai 100.000.000 berry, sementara satu mahkota setara dengan 1.000.000.000 berry.

  • Level komodor dan kapten dihargai satu bintang.
  • Rear admiral dihargai dua bintang.
  • Vice admiral memiliki bounty lima bintang.

Namun, ada pengecualian: meskipun Garp adalah seorang vice admiral, dia dihargai dengan mahkota, seperti admiral. Hal ini menambah kesan betapa kuat dan terhormatnya Garp di dunia One Piece. Sistem ini memperlihatkan bagaimana Cross Guild memberikan penghargaan yang sangat tinggi terhadap orang-orang yang dianggap ancaman besar bagi mereka, seperti admiral atau Garp.

 

Sistem bounty Cross Guild benar-benar memberikan dampak besar bagi Angkatan Laut dan dunia bawah. Dengan adanya mekanisme pembayaran yang tidak biasa, Cross Guild berhasil meruntuhkan moral Angkatan Laut dan menciptakan ketakutan yang meluas. Melalui perusahaan gelap dan taruhan masyarakat, mereka tidak hanya mendapatkan keuntungan finansial yang besar tetapi juga membuktikan bahwa dunia bawah bisa memiliki kekuatan lebih besar daripada yang dibayangkan. Apakah kamu setuju dengan bagaimana sistem ini bekerja? Bagikan pendapatmu di kolom komentar!

Recommendations

Kematian Nefertari Cobra dalam One Piece masih menyisakan banyak tanda tanya. Ia tewas setelah bertemu Imu dan Gorosei di Levely, dengan tubuhnya tertusuk oleh sesuatu yang menyerupai anak panah hitam….

Setelah hiatus selama sebulan, manga Black Clover karya Yūki Tabata akhirnya kembali terbit dengan bab terbaru, chapter 369. Karya ini, yang telah menjadi salah satu serial andalan di majalah Weekly…

Dalam alur cerita One Piece yang semakin kompleks, banyak karakter yang terhubung melalui misteri dan peristiwa yang belum sepenuhnya terungkap. Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah ketika Shepherd Sommers…

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *