Bab 231 Sakamoto Days memperlihatkan eskalasi konflik setelah kemenangan Heisuke dan Kamihate. Masalah kebijakan senjata api meluas secara nasional, memicu protes besar-besaran, dan munculnya karakter baru yang mengancam keseimbangan.
Heisuke dan Kamihate Melihat Unjuk Rasa
Setelah pertempuran sengit, Heisuke kehabisan darah hingga Kamihate harus membawanya ke tempat perawatan. Dalam perjalanan, mereka mendapati kerumunan massa melakukan unjuk rasa dengan bendera Slur.
Pendemo bahkan menganggap pembunuhan sebagai tindakan heroik, hingga ada yang berterima kasih karena bos mereka telah dieliminasi. Moral masyarakat yang semakin terdistorsi membuat Heisuke syok, sementara Kamihate segera menjauhi kerumunan demi keselamatan.
Kerusuhan di Seluruh Jepang

Kerusuhan dipicu oleh kebijakan penguncian pistol yang membuat warga tidak bisa menembak. Hal itu menyalakan api protes di berbagai daerah hingga berkembang menjadi kerusuhan.
Di markas JCC, Amane, Mafuyu, Natsuki, Nao, dan Kaji menyaksikan berita tersebut. Mereka menyadari situasi ini mirip dengan pengalaman pahit Amane di masa lalu, ketika masyarakat kehilangan jati diri akibat manipulasi. Amane pun bertekad menghentikan kegilaan sebelum semakin meluas.
Kemunculan Saionji Bersaudara

Saat diskusi berlangsung, kelompok Amane kedatangan pasangan kembar Saionji dengan dialek Kansai. Awalnya biasa saja, namun tiba-tiba Shiina menembaki mereka dengan senapan mesin. Untungnya, grup Amane selamat berkat refleks cepat.
Saionji bersaudara dikenal sebagai lulusan JCC dengan nilai tertinggi sepanjang sejarah. Fakta ini langsung mengubah suasana menjadi mencekam karena lawan yang dihadapi jelas bukan sosok biasa.
Target Baru: Toko Sakamoto
Shiina kemudian bertanya siapa target mereka kali ini. Sang saudara laki-laki menjawab bahwa misi mereka adalah menghabisi siapa pun yang punya keterkaitan dengan toko Sakamoto. Mendengar hal itu, Shiina bahkan menekankan tidak masalah membunuh lebih banyak orang demi mempercepat tujuan mereka.
Grup Amane kini harus bersiap menghadapi ancaman serius dari Saionji bersaudara, terutama Shiina yang sudah menunjukkan sisi maniaknya.
Sakamoto Days Bab 231 memperlihatkan bagaimana konflik kini tidak hanya berupa pertarungan antar individu, tetapi sudah melebar ke level nasional. Kehadiran Saionji bersaudara menjadi babak baru yang menjanjikan pertarungan menegangkan.
Bagaimana nasib grup Amane setelah ini? Dan seberapa jauh kerusuhan nasional akan memengaruhi jalannya cerita?


Comment