Serangan Divine Beast di OPM 202, Saitama & Blast Beraksi

Setelah konflik para ninja berakhir, dunia One Punch Man kembali dihadapkan pada ancaman baru. Kali ini bukan musuh biasa, melainkan serangan monster dari dimensi lain, utusan langsung dari God. Di bab 202, cerita berfokus pada aksi Blast dan Saitama dalam menghadapi dua Divine Beast yang mengancam Bumi.

Berikut rangkuman kejadian penting dalam bab terbaru One Punch Man.

Blast Konfirmasi Genbu dan Byakko adalah Divine Beast

Dalam situasi genting ini, Blast mengungkapkan bahwa dua monster besar yang muncul adalah Genbu dan Byakko, tipe Divine Beast.

  • Keduanya disebut sebagai peliharaan langsung God, menandakan level ancaman mereka jauh di atas monster biasa.

  • Blast juga mengakui bahwa kelalaiannya menjaga perbatasan dimensi membuat para Divine Beast ini bisa menerobos ke dunia manusia.

Ini menjelaskan absennya Blast selama ini: ia sebenarnya menjaga gerbang antar dimensi, bukan sekadar menghilang tanpa alasan.

Saitama Marah Setelah Rover Diserang

Ketika Rover, anjing monster kesayangan Saitama, hampir celaka karena tembakan dari Genbu dan Byakko, Saitama langsung turun tangan.

  • Ia melompat ke udara dengan niat melepaskan tinju supernya kepada dua Divine Beast.

  • Saitama terlihat benar-benar marah, menunjukkan bahwa bukan hanya manusia yang dia lindungi, tetapi juga makhluk yang sudah ia anggap sebagai teman.

Namun, sebelum sempat melepaskan serangannya, Saitama merasakan sesuatu yang aneh: Void yang sebelumnya dikalahkan mulai sadar kembali.

Empty Void Bangkit dan Bertarung Bersama Blast

Ternyata, Empty Void berhasil bangkit setelah efek pukulan Saitama memutuskan keterikatannya dengan God, mirip dengan apa yang terjadi pada Garou sebelumnya.

  • Void langsung mengarahkan serangan Dimension Slash kepada dua Divine Beast, bukan kepada manusia.

  • Blast juga ikut bertarung, menggunakan teknik Giga Gravity Blow.

Kerjasama ini membuat Genbu dan Byakko akhirnya kalah dan terseret kembali ke celah dimensi, yang langsung ditutup oleh Blast.

Dengan ini, krisis dua Divine Beast berakhir cepat dan efisien.

Empty Void Bebas dari Pengaruh God

Setelah pertarungan, wajah Empty Void berubah, menunjukkan bahwa ia benar-benar bebas dari kendali God.

  • Lapisan avatar monster yang menutupi wujud manusianya hancur.

  • Blast terlihat sangat gembira, menyadari bahwa harapan untuk membebaskan para korban God masih ada.

Ini menjadi titik terang baru dalam konflik besar melawan God, membuka peluang untuk menyelamatkan lebih banyak korban di masa depan.

Bab One Punch Man 202 memperlihatkan bahwa ancaman dari God semakin nyata. Namun, melalui kerjasama Saitama dan Blast, dunia berhasil diselamatkan dari invasi Divine Beast. Lebih penting lagi, Empty Void berhasil dibebaskan dari pengaruh God, menambah sekutu baru di tengah ancaman yang kian mendekat.

Pertanyaan selanjutnya adalah, apakah God akan mengirim lebih banyak pasukan?
Atau mungkin, pertarungan besar melawan God sendiri sudah semakin dekat?

Recommendations

Dandadan Chapter 192 menandai awal dari babak baru dalam perjalanan Momo Ayase dan teman-temannya. Setelah kejadian tragis di Kota Daija, Momo yang kini terjebak dalam tubuh kecilnya memulai perjalanan ke…

Salah satu karakter yang mencuri perhatian di Kimetsu no Yaiba, Swordsmith Village Arc, adalah Genya Shinazugawa. Tidak seperti Pembasmi Iblis lainnya yang menggunakan katana nichirin, Genya muncul menggunakan pistol nichirin…

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *