Reno Ichikawa: Dari Anak Magang Jadi Prajurit Andalan
Reno Ichikawa adalah salah satu karakter kunci dalam serial Kaiju No. 8. Meski awalnya hanya seorang anak magang, Reno berkembang menjadi salah satu prajurit paling potensial dalam Pasukan Pertahanan Jepang. Ia bukan hanya teman dekat Kafka Hibino, tapi juga menjadi penyemangat dan bukti bahwa kerja keras dan keyakinan bisa membuka jalan menuju kekuatan sejati.
Berikut adalah 7 fakta menarik tentang Reno Ichikawa yang membuatnya layak diperhitungkan dalam cerita Kaiju No. 8.
Pernah Kerja Paruh Waktu untuk Belajar tentang Kaiju
Reno pertama kali diperkenalkan sebagai pekerja paruh waktu di bagian pembersihan jasad Kaiju. Ia bergabung dengan tempat kerja Kafka karena mengira itu bagian dari ujian masuk Pasukan Pertahanan.
Meskipun itu adalah kesalahpahaman, pengalaman kerja ini justru memberinya pemahaman praktis soal Kaiju, yang terbukti berguna selama seleksi.
Sangat Peduli dengan Kafka Hibino
Sejak awal pertemuan mereka, Reno menunjukkan perhatian yang tulus kepada Kafka. Ia bahkan mempertanyakan kenapa Kafka menyerah pada mimpinya menjadi anggota Pasukan Pertahanan.
Reno juga yang menyadarkan Kafka bahwa batas usia telah dinaikkan, membuka peluang baru untuk kembali mengejar impiannya. Sepanjang cerita, Reno tetap berusaha menjadi kuat agar tak membebani Kafka, terutama setelah ia mengetahui identitas Kafka sebagai Kaiju No. 8.
Punya Potensi Pertumbuhan Tercepat di Pasukan Pertahanan
Reno dikenal sebagai salah satu rekrutan dengan perkembangan tercepat dalam sejarah pasukan. Di awal pemakaian kostum tempur, ia mampu melepaskan output 8%, dan dalam latihan berikutnya meningkat hingga 18%.
Namun saat menggunakan senjata Kaiju No. 6, potensinya melonjak drastis hingga 51%. Meskipun secara kekuatan murni masih kalah dari Kikoru, kecepatannya dalam beradaptasi sangat luar biasa.
Terpilih Menjadi Pengguna Senjata Kaiju No. 6
Atas rekomendasi Soshiro, Reno dipilih untuk menggunakan senjata berbasis Kaiju No. 6, salah satu Kaiju paling mematikan. Meski awalnya kesulitan, Reno berhasil menguasainya setelah menghadapi Kaiju tipe tikus tanah.
Dengan kekuatan es dan manipulasi suhu rendah, Reno kini bisa menyerang dari berbagai jarak dan mengendalikan medan tempur secara strategis—baik untuk ofensif maupun defensif.
Ahli Menembak Seperti Ashiro
Kemampuan menembaknya yang presisi membuat Reno disamakan dengan Ashiro, penembak jitu elit Pasukan Pertahanan. Bedanya, jika Ashiro menggunakan meriam, Reno lebih sering memakai senapan.
Ia membuktikan keahliannya saat melampaui banyak prajurit baru dari universitas ternama dalam tes pertempuran.
Punya Rivalitas Sehat dengan Iharu Furuhashi
Iharu adalah teman sekaligus rival Reno dalam Pasukan Pertahanan. Meskipun Iharu merasa tertinggal secara kemampuan, hubungan mereka tetap sehat dan saling mendukung.
Saat Reno hampir kehilangan kendali karena efek penggunaan senjata Kaiju No. 6, Iharu menjadi faktor penting yang menyadarkannya dan membawanya kembali ke jalur yang benar.
Disuarakan oleh Wataru Katou
Dalam versi anime, Reno Ichikawa disuarakan oleh Wataru Katou, yang juga dikenal atas perannya sebagai:
Rentarou Aijou (Kimi no Koto ga Daidaidaidaidaisuki na 100-nin no Kanojo)
Touka Scott (Yuusha ga Shinda!)
Marchis Jun Asari (Ao Ashi)
Cosmo (Mairimashita! Iruma-kun)
Pengisi suara ini memberi nuansa semangat dan keteguhan pada karakter Reno di animasi Kaiju No. 8.
Reno Ichikawa bukan hanya side character, tapi merupakan pilar penting dalam perkembangan cerita Kaiju No. 8. Mulai dari motivasi Kafka, rivalitas sehat, hingga kemampuannya menggunakan senjata Kaiju, Reno membuktikan bahwa semangat dan kemauan belajar bisa menjadikannya aset besar dalam pertahanan umat manusia.


Comment