Apakah Momo Bisa Diselamatkan dari Kutukan Fairy-Tale Card ?

Dalam manga Dandadan, kutukan dari dimensi Fairy-Tale Card menjadi ancaman nyata bagi Momo Ayase dan dua korban lainnya, Unji Zuma dan Daiki Hakono. Efek kutukan tersebut perlahan merusak tubuh dan eksistensi para korbannya. Namun, mungkinkah masih ada harapan bagi Momo untuk kembali seperti semula?

Momo Mengecil dan Mulai Dilupakan

Efek kutukan Fairy-Tale Card terhadap Momo ternyata sangat parah. Tubuhnya menyusut hingga seukuran boneka, dan yang lebih mengkhawatirkan: orang-orang di sekitarnya mulai melupakannya.

Salah satu yang pertama menunjukkan gejala ini adalah Vamola, yang kesulitan mengingat nama Momo meskipun sedang bersamanya. Bahkan Seiko, nenek Momo sendiri, sempat tidak menyadari keberadaan cucunya.

Satu-satunya yang masih bisa mengingat Momo dengan jelas hanyalah Jiji Enjoji, berkat kekuatan spiritualnya yang besar. Hal ini menjadi pertanda bahwa kutukan tersebut tak hanya berdampak fisik, tapi juga menyasar eksistensi spiritual Momo.

Solusi Ditemukan: Uchide-no-Kozuchi

Dalam usahanya mencari penawar kutukan, Seiko bertemu dua rekannya, Payase dan Kashimoto, yang merupakan kolektor artefak kutukan. Dari mereka, Seiko mengetahui keberadaan relik legendaris bernama Uchide-no-Kozuchi.

Relik tersebut pernah digunakan oleh Issun-boshi, samurai kerdil yang mampu memperbesar tubuhnya berkat kekuatan palu tersebut. Kini, palu itu dipercaya disimpan di kuil Izumo, yang dijaga sebagai pusaka dewa Daikokuten.

Dengan menggunakan palu itu, kemungkinan besar Momo bisa dikembalikan ke ukuran normal dan eksistensinya dipulihkan.

Perlombaan Melawan Waktu: Harus Sampai Sebelum Supermoon

Seiko menyadari mereka harus bergerak cepat. Palu sihir hanya bisa digunakan pada waktu tertentu, yakni saat fenomena supermoon dan waktu Kerbau di malam hari.

Jika kelompok tidak tiba di kuil Izumo tepat waktu, mereka harus menunggu satu tahun lagi, dan itu jelas terlalu lama. Eksistensi Momo bisa benar-benar lenyap sebelum kesempatan berikutnya datang.

Karena itulah, Seiko memutuskan untuk berangkat tanpa menunda, meski Momo sempat meminta waktu untuk menolong Kouki Yukishiro yang terlibat masalah lain.

Misi Terbagi Dua

Akhirnya, kelompok Okarun terpecah. Momo, Aira, dan Kinta bertugas menyelamatkan Kouki, sementara Seiko, Jiji, Unji, Bamora, dan Daiki segera berangkat ke kuil Izumo.

Ini menjadi keputusan krusial, karena perjalanan ke kuil bukan tanpa bahaya. Mereka kini berpacu dengan waktu sebelum eksistensi Momo benar-benar hilang.

Kondisi Momo memang kritis akibat kutukan dari dimensi Fairy-Tale Card. Namun, dengan informasi mengenai Uchide-no-Kozuchi, masih ada harapan untuk menyelamatkan Momo dan mengembalikannya ke kondisi semula.

Segala sesuatunya bergantung pada apakah Seiko dan timnya bisa tiba tepat waktu di kuil Izumo.

Bagaimana pendapatmu? Akankah Momo berhasil diselamatkan? Bagikan spekulasimu di kolom komentar!

Recommendations

Manga Dandadan dikenal karena berbagai pertarungan absurd yang melibatkan yokai, alien, hingga monster raksasa. Serial ini menawarkan aksi spektakuler yang tidak hanya menegangkan tetapi juga penuh humor dan kejutan. Berikut…

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *