Tinju Saitama Bisa Hapus Pengaruh God? Ini Fakta Terbarunya!

Momen epik kekalahan dua Divine Beast oleh kombinasi Blast dan Empty Void sempat jadi sorotan besar. Namun, ada kejutan baru yang tak kalah mengejutkan: tinju Saitama rupanya kembali menunjukkan efek yang tak hanya mematikan, tapi juga menetralisir pengaruh kekuatan God. Hal ini membuat para tokoh penting, termasuk Blast dan para ninja Tenninto, mulai melihat hero botak satu ini dengan cara yang benar-benar berbeda.

Berikut ini adalah penjelasan lengkap dan runtutan momen pentingnya.

Empty Void Akhirnya Bebas dari Pengaruh God

Setelah dihantam tonjokan brutal oleh Saitama, Empty Void kembali ke wujud manusianya. Pikiran yang sebelumnya berkabut akibat pengaruh God, kini menjadi jernih sepenuhnya. Bahkan Blast pun terkejut dan memastikan bahwa Void sudah benar-benar bebas.

Ini bukan kali pertama. Sebelumnya, Garou juga tersadar setelah dihantam Saitama. Hal ini mengisyaratkan bahwa tinju Saitama bukan hanya fisik, tapi entah bagaimana bisa memutus ikatan kosmik misterius yang berasal dari God.

Flashy Flash dan Sonic Menguji Kekuatan Void

Meski Void terlihat kembali waras, Sonic dan Flashy tak mau langsung percaya. Mereka menyerang Void secara mendadak untuk mengujinya. Untungnya, Void masih mampu menahan semua serangan tanpa masalah. Setelah dihentikan oleh Blast, Sonic akhirnya mengakui bahwa mereka hanya ingin memastikan apakah Void masih cukup kuat untuk jadi pemimpin ninja lagi.

Void Mengakui Kesalahan dan Berjanji Menebus Dosa

Void akhirnya mengakui bahwa semua kekacauan di masa lalu adalah akibat dari dirinya yang ceroboh dan menolak nasihat Blast. Ia juga sadar kalau sikap sombong para ninja saat ini adalah warisan buruk dari kepemimpinannya. Maka, ia memutuskan untuk fokus membantu Blast mengalahkan God dan meminta para ninja untuk menunggu hari penebusannya.

Blast Curiga pada Tinju Saitama yang “Tidak Masuk Akal”

Melihat kembali dua kasus—Garou dan sekarang Void—yang bisa bebas dari pengaruh God hanya karena ditonjok, Blast mulai curiga. Bagaimana bisa serangan fisik bisa membersihkan kekuatan kosmik sekuat God? Ia sendiri selama bertahun-tahun tak bisa membebaskan Void, tapi Saitama bisa melakukannya dalam sekali pukul.

Blast pun mulai sadar bahwa kunci mengalahkan God mungkin ada pada Saitama, dan ia berniat meminta bantuan hero botak tersebut dalam pertarungan terakhir mereka nanti.

Para Ninja Minta Saitama Jadi Pemimpin Baru Tenninto

Dengan Void kembali fokus ke medan tempur bersama Blast, Tenninto kehilangan pemimpin. Melihat kekuatan dan pengaruh alami Saitama, para ninja akhirnya memintanya menjadi pemimpin baru. Seperti biasa, Saitama langsung menolak mentah-mentah, tapi para ninja tak menyerah dan terus mengejarnya demi menjadikan dia panutan.

Divine Beast Ketiga Tewas di Tangan Saitama

Di akhir episode, kita melihat tubuh Kirin, salah satu Divine Beast, terbujur tak bernyawa dengan luka fatal. Void mengira Blast yang membunuhnya, tapi Blast hanya tersenyum dan menyebut, “Kau tahu siapa pelakunya.”

Ya, Saitama secara diam-diam sudah mengalahkan satu Divine Beast lagi, bahkan sebelum sempat kembali ke apartemennya.

Tinju Saitama kini tak hanya ditakuti karena kekuatannya yang one hit kill, tapi juga memiliki dampak luar biasa terhadap kekuatan kosmik God. Dari membebaskan Garou, Void, hingga membunuh Divine Beast tanpa drama, kekuatan Saitama kini menjadi titik harapan utama dalam perang besar yang akan datang.

Mungkinkah Saitama memang “didesain” untuk menjadi counter alami God? Atau ada rahasia yang belum terungkap dari kekuatannya?

Bagaimana menurutmu? Apakah Saitama benar-benar kunci utama melawan God? Tulis pendapatmu di kolom komentar!

Recommendations

Dalam manga Kaijuu No. 8, Kaijuu No. 9 adalah salah satu antagonis utama yang memiliki peran besar dalam cerita. Dia adalah salah satu dari para kaijuu yang sangat cerdas dan…

Manga One Piece karya Eiichiro Oda telah menghadirkan banyak momen mendalam, termasuk berbagai flashback yang tidak hanya emosional, tetapi juga berisi pengungkapan penting bagi cerita. Berikut ini adalah sepuluh flashback…

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *